Kumbang Ceranggah, kumbang indah yang nyaris punah

Kumbang Ceranggah atau dalam bahasa Inggris disebut Stag Beetle adalah salah satu serangga yang indah. Silakan mencermati beberapa gambar di bawah ini. Indah kan? Ya, kumbang ceranggah dikenali dari tanduk panjangnya, terutama pada kumbang jantan, yang sebenarnya adalah rahang yang tumbuh membesar luar biasa. Mandibula kumbang betina lebih kecil, dan digunakan untuk menggali lubang pada kayu untuk tempat meletakkan telur-telurnya. Kumbang ini juga terkenal dengan aksi “gulat” di antara sesama kumbang jantan untuk memperebutkan serangga betina. Kumbang ceranggah digolongkan ke dalam ordo Coleoptera dan famili Lucanidae.

Lucanus cervus (http://kabukuwa.blog.com)

Duel dua kumbang ceranggah jantan (http://hlasek.com)

Nah, jelas kan sekarang, mengapa kumbang ini begitu indah? Namun, rupanya keindahan kumbang ini juga menyebabkan populasi mereka turun drastis karena diburu orang untuk diperdagangkan sebagai hewan piaraan. Menurut situs London Wildlife Trust (http://www.wildlondon.org.uk), kumbang ceranggah adalah salah satu serangga yang dilindungi di seluruh negara di dunia, seperti yang telah tertulis di “The Wildlife and Countryside Act 1981” dan di Inggris, kumbang ini masuk ke dalam kelompok serangga yang dilindungi berdasarkan “The UK and London Biodiversity Action Plan”.

Peran kumbang ceranggah di alam

Di alam, kumbang ceranggah adalah salah satu serangga saproxylic (organisme yang makan pada tumbuhan atau bagian tumbuhan yang sudah mati dan membusuk). Bahkan, penelitian menunjukkan, bahwa kumbang ini membutuhkan batang kayu mati untuk menyelesaikan siklus hidupnya. Jadi, kumbang ceranggah ini dapat digolongkan sebagai serangga yang berguna karena membantu manusia menghancurkan sisa-sisa bahan tumbuhan yang sudah mati.

Larva Kumbang Ceranggah di dalam batang kayu mati (http://glaucus.org.uk)

Nah, itulah sebabnya Rumah Serangga tergelitik untuk menggambarkan keindahan serangga tersebut ke dalam media kaos. Silakan simak gambar di bawah ini.

"A couple of stag beetle"

Gambar di atas menggambarkan dua individu kumbang ceranggah spesies Lucanus cervus jantan (atas) dan betina (bawah) yang digambarkan sedang merayap pada pohon. Mereka akan kawin, dan kemudian kumbang betina akan meletakkan telur-telurnya di serpihan kayu yang membusuk. Larva kemudian makan di dalam batang kayu membusuk, dilanjutkan dengan berpupa di dalam tanah selama tiga bulan, sebelum muncul menjadi kumbang ceranggah.

Keterangan tentang kaos RuSer silakan dibaca di sini dan di sini. Katalog dapat diunduh di sini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: